Surakarta, 8 April 2025 — Momen Halal Bihalal Pegawai Yayasan Alif Smart Surakarta tahun ini terasa istimewa. Di sela hangatnya suasana silaturahmi pasca-Idul Fitri, Yayasan resmi meluncurkan sebuah karya yang lahir dari tangan keluarga besarnya sendiri: buku antologi bertajuk "Tumbuh Menjadi Suluh". Acara yang berlangsung di Resto Lawang Djoendjing, Banjarsari, Solo, ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan pegawai Yayasan, sekaligus menjadi persembahan istimewa dalam rangka Milad Yayasan Alif Smart yang ke-14.
Peluncuran buku dilakukan secara simbolis oleh Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Alif Smart, Reni Febriarni, S.E., M.Si., didampingi para kepala sekolah dari empat unit pendidikan di bawah naungan Yayasan: TPA, KBIT, RA, dan SDIT Alif Smart.
Yang membuat buku ini istimewa bukan hanya isinya, melainkan siapa yang menuliskannya. "Tumbuh Menjadi Suluh" menghimpun 77 kisah inspiratif yang lahir dari pena para pengurus yayasan, tenaga pengajar, staf administrasi, hingga petugas kebersihan dan satpam — sebuah bukti bahwa setiap peran, sekecil apa pun kelihatannya, punya kisah dan hikmah yang layak diabadikan.
Koordinator proyek penulisan buku, Yeyen Mariana, menyampaikan bahwa <cite index="15-1">buku ini merupakan ungkapan dedikasi dan kontribusi nyata dari seluruh keluarga besar Yayasan</cite> dalam memperkaya khazanah pendidikan. Ia juga menambahkan bahwa karya-karya di dalamnya adalah cermin semangat, inovasi, dan kreativitas keluarga besar Alif Smart dalam menunaikan amanah mencerdaskan anak bangsa.
Dalam bingkai keislaman, apa yang dilakukan para guru dan karyawan Alif Smart ini sesungguhnya adalah wujud nyata dari sebuah amal yang pahalanya terus mengalir. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa ketika seorang manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat ('ilmun yuntafa'u bihi). Menuliskan kisah, hikmah, dan pengalaman mendidik ke dalam sebuah buku adalah salah satu cara mengabadikan ilmu tersebut agar terus bermanfaat bagi generasi yang membacanya, bahkan setelah penulisnya kelak tiada.
Pemilihan judul "Tumbuh Menjadi Suluh" bukan tanpa makna. Suluh, yang berarti obor atau penerang jalan, menggambarkan peran seorang pendidik sebagai pemberi cahaya di tengah kegelapan ketidaktahuan — sebuah peran yang sangat dimuliakan dalam Islam. Allah ﷻ menggambarkan orang-orang yang berilmu dan mengajarkannya sebagai golongan yang memiliki kedudukan mulia, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an Surat Al-Mujadalah ayat 11, bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan.
Filosofi suluh ini pun senada dengan semangat "khoirunnas anfa'uhum linnas" — sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Sebuah nilai yang coba terus dihidupkan Yayasan Alif Smart di setiap lini pendidikannya, dari ruang kelas hingga ke halaman-halaman buku.
Usai sesi peluncuran buku, acara dilanjutkan dengan rangkaian Halal Bihalal yang menghadirkan Drs. Arju Rahmanto, S.Ag., M.Ag., mantan Kepala SMAN Klego Boyolali, sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan makna Idul Fitri melalui tiga filosofi yang sarat hikmah: Lebur — melebur segala kesalahan dan saling memaafkan; Luber — melimpahkan ampunan tanpa batas kepada sesama; dan Labur, yang bermakna membersihkan dan memperbarui diri layaknya dinding yang dilabur kembali agar tampak putih bersih.
Tiga filosofi ini menjadi pengingat bahwa momentum Halal Bihalal bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana membersihkan hati dan mempererat ukhuwah di antara seluruh keluarga besar Yayasan — sejalan dengan semangat Idul Fitri yang mengajarkan kembali kepada fitrah, suci dan bersih dari dosa serta dendam.
Peluncuran buku "Tumbuh Menjadi Suluh" menjadi penanda bahwa perjalanan 14 tahun Yayasan Alif Smart Surakarta bukan sekadar catatan angka, melainkan rangkaian kisah nyata pengabdian yang layak diteladani. Yayasan berharap karya ini dapat menjadi suluh, penerang semangat bagi generasi pendidik berikutnya, sekaligus bukti bahwa setiap orang — dari pengurus hingga satpam — punya andil dalam mencerdaskan dan membentuk akhlak anak bangsa.
Tentang Yayasan Alif Smart Surakarta Yayasan Alif Smart Surakarta adalah lembaga pendidikan Islam terpadu yang berpusat di Banjarsari, Kota Surakarta, mengelola jenjang pendidikan mulai dari TPA, KBIT, RA, hingga SDIT sejak tahun 2011. Yayasan berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kompetensi global bagi generasi penerus umat.
Kontak Media: Jl. Clolo, RT 01/RW 05, Banjarsari, Kota Surakarta Instagram: @yayasanalifsmart
Sumber referensi kegiatan: Jawa Pos (Solobalapan), "Yayasan Alif Smart Luncurkan Buku Antologi 'Tumbuh Menjadi Suluh' Berisi 77 Kisah Inspiratif Guru di Momen Halal Bihalal" (8-9 April 2025); Solotrend.net, "Perkaya Khazanah Pendidikan, Yayasan Alif Smart Luncurkan Buku Antologi" (8 April 2025).